Menu Tutup

Bunyi Hukum Permintaan Dan Penawaran Dalam Ekonomi

Permintaan dan penawaran saling berkaitan

Bunyi hukum permintaan dan penawaran – Permintaan dan penawaran adalah dua hal yang saling terkait satu sama lain. Terjadinya sebuah transaksi pasti di dalamnya selalu mengandung unsur permintaan dan penawaran sampai terjadinya kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu penjual dan pembeli. Manusia sebagai makhluk sosial pasti tidak bisa terlepas dari peranan orang lain dalam memenuhi kebutuhannya. Tak bisa dipungkiri bahwa kita sebagai manusia selalu membutuhkan produk yang dihasilkan oleh orang lain, baik itu barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Permintaan terjadi karena adanya konsumen yang ingin memenuhi kebutuhannya, sedangkan penawaran terjadi akibat adanya kenaikan suatu barang yang akan dibeli dan ini tentu berkaitan dengan adanya daya beli terhadap suatu barang. Berikut penjelasan tentang hukum permintaan dan penawaran dalam ekonomi.

Pengertian hukum permintaan

Permintaan dalam ekonomi sering kali disebut dengan demand, merupakan jumlah barang dan jasa yang berada di pasar dengan harga dan waktu tertentu yang akan dibeli oleh konsumen atau pembeli. Misalnya Ibu membeli satu dus air mineral di pasar. Hukum permintaan diantaranya berbunyi Apabila harga suatu barang mengalami kenaikan, maka jumlah suatu permintaan akan berkurang atau menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu barang mengalami penurunan maka jumlah suatu permintaan akan bertambah atau meningkat.”

Jenis-jenis permintaan

Permintaan dibedakan menjadi dua jenis yaitu berdasarkan daya beli dan berdasarkan jumlah transaksi. Berikut penjelasannya:

  • Permintaan berdasarkan daya beli

Permintaan yang berdasarkan pada daya beli digolongkan menjadi tiga macam, yaitu permintaan efektif, permintaan absolut, dan permintaan potensial.

  1. Permintaan efektif merupakan permintaan suatu barang dan jasa yang disertai dengan daya beli. Artinya seorang konsumen memang benar-benar membutuhkan barang tersebut dan juga mampu untuk membelinya.
  2. Permintaan absolut merupakan permintaan barang dan jasa yang tidak disertai daya beli konsumen. Ini berarti konsumen tidak mampu untuk membeli barang yang diinginkannya.
  3. Penawaran potensial merupakan permintaan barang dan jasa yang disertai daya beli namun konsumen masih mempertimbangkan transaksinya. Dapat diartikan bahwa konsumen mampu membeli suatu barang namun tidak berkeinginan untuk membelinya.
  • Permintaan berdasarkan jumlah transaksi

Permintaan yang berdasarkan pada jumlah transaksi dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu permintaan individu dan permintaan kelompok.

  1. Permintaan individu yaitu permintaan yang berasal dari seseorang untuk sebuah barang atau jasa dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
  2. Permintaan kelompok yaitu permintaan yang berasal dari suatu kelompok masyarakat untuk sebuah permintaan barang atau jasa.

Contoh hukum permintaan

Berikut ada beberapa contoh dari hukum permintaan, antara lain:

  1. Harga cabai di pasaran mengalami kenaikan, maka permintaan cabai akan menurun dan konsumen akan mencari barang pengganti yang memiliki fungsi sama dengan cabai, seperti saos, sambal sasetan, dll.
  2. Adanya diskon baju sebesar 50% di akhir tahun akan menyebabkan permintaan mengalami kenaikan.
  3. Satu bulan yang akan datang harga premium akan mengalami kenaikan sebesar 10%, hal ini menyebabkan permintaan premium akan mengalami peningkatan satu bulan sebelum harga premium dinaikkan.

Pengertian hukum penawaran

Penawaran atau supply merupakan penawaran yang dilakukan oleh para penjual pada suatu barang atau jasa dengan tingkat harga dan waktu tertentu. Berikut akan penulis jelaskan apa yang dimaksud dengan bunyi hukum penawaran. Adapun bunyi dari hukum penawaran, yaitu “Apabila harga dari suatu barang di pasar meningkat, maka barang yang akan ditawarkan semakin banyak, namun apabila harga suatu barang mengalami penurunan, maka barang yang akan ditawarkan semakin berkurang”. Dapat diketahui bahwa, hukum penawaran menyatakan bahwa jumlah penawaran berbanding lurus dengan harga suatu barang. Dimana harga barang naik maka penawaran akan naik pula, dan sebaliknya jika harga suatu barang turun maka penawaran akan semakin menurun.

Jenis jenis penawaran

Dalam ilmu ekonomi, penawaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu penawaran individu dan penawaran pasar.

  1. Penawaran individu adalah jenis penawaran yang dilakukan oleh penjual atau produsen terhadap suatu jumlah barang atau jasa dalam waktu, tempat, dan harga tertentu.
  2. Penawaran pasar adalah jenis penawaran terhadap jumlah barang atau jasa yang ditawarkan kepada beberapa produsen atau penjual dalam waktu, tempat, dan harga tertentu.

Contoh hukum penawaran

Berikut beberapa contoh dari hukum penawaran, antara lain:

  1. Ketika harga daging sapi naik, maka produsen akan menawarkan daging sapi dengan jumlah lebih banyak guna untuk meraup keuntungan yang lebih besar.
  2. Peminat HP android yang semakin meningkat dan harganya pun meningkat, maka produsen akan meningkatkan intensitas penawaran supaya dapat mendapatkan omset yang besar.

Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran berkaitan dengan tingkat pendapatan masyarakat, harga suatu barang, selera masyarakat, dan lain sebagainya.

setelah memahami materi di atas, coba kalian sebutkan bunyi hukum permintaan dan hukum penawaran dan faktor faktor yang mempengaruhinya. Masih sering mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran sekolah? Butuh tempat belajar yang tepat? Belajar aja di bimbel Nusa Caraka. Tak hanya menyelesaikan segala macam kesulitan dalam belajar, prestasi pun akan meningkat jika belajarnya bersama mentor kece di Nusa Caraka.

Lusiani Monalisa

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *