Menu Tutup

Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Perjuangan pahlawan bangsa untuk kemerdekaan RI

Mengulas sejarah tentang usaha persiapan kemerdekaan Indonesia mengingatkan kita tentang bagaimana para pahlawan telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan merupakan wujud nyata dari perjuangan para pahlawan untuk mengusir penjajah dari tanah air tercinta ini. Sudah sewajarnya kita yang telah menikmati kemerdekaan ini mengetahui sejarah bagaimana usaha para pahlawan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Berikut penulis akan jelaskan upaya upaya mempersiapkan kemerdekaan indonesia secara singkat. Simak sampai tuntas ya!

Usaha mempersiapkan kemerdekaan

  • Pembentukan BPUPKI

Berikut akan penulis jelaskan pembentukan bpupki. BPUPKI secara resmi dibentuk pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr.K.R.T Radjiman Widtodiningrat yang didampingi oleh dua orang ketua muda yaitu R.P Suroso dan Ichibangase. Lalu apa tugas dari badan penyelidik usaha usaha persiapan Kemerdekaan Indonesia? Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) bertugas untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting yang berhubungan dengan politik, ekonomi, tata pemerintahan, dan lain-lain yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia dalam usaha pembentukan negara Indonesia merdeka.

Tepat pada tanggal 29 april 1945 secara resmi diumumkan anggota-anggota BPUPKI yang berjumlah 67 yang terdiri atas 7 orang Jepang dan 60 orang Indonesia. BPUPKI berhasil mengadakan dua kali sidang, yaitu sidang BPUPKI 1 pada tanggal 29 Mei – 1 Juni dengan agenda membicarakan dasar negara Indonesia. Adapun beberapa orang yang mengajukan usulan antara lain Muh Yamin dan Ir. Soekarno. Sedangkan sidang bpupki 2 yang dilaksanakan pada tanggal 10-16 Juli 1945 dengan agenda membicarakan tentang rancangan undang-undang dasar.

  • Pembentukan PPKI

Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan oleh Jendral Terauchi dan digantikan dengan sebuah badan yang disebut dengan Dokuritsu Junbi Linkai atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang berfungsi untuk melanjutkan pekerjaan BPUPKI dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengadakan pemindahan kekuasaan dari tangan Jepang kepada Indonesia. PPKI beranggotakan 21 orang.

Dalam PPKI Ir.Soekarno ditunjuk sebagai ketua dengan wakil ketuanya Drs. Moh Hatta, kemudian sebagai penasehat ada Mr. Ahmad Soebarjo. Anggota PPKI semakin bertambah sebanyak 6 orang yaitu Wiranatakusumah, Ki Hajar Dewantara, Mr.Kasman Singodimejo, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri, dan Ahmad Subarjo.

Proses perumusan Naskah Proklamasi

Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 terdengar kabar bahwa kota Hirosima dan Nagasaki dibom atom oleh sekutu. Ini yang membuat Jepang bertekuk lutut pada sekutu. Sementara Soekarno, Moh Hatta, dan Radjiman dipanggil oleh Jendral Terauchi untuk berkunjung di Dalat Vietnam yang bertujuan untuk menerima kemerdekaan dari pemerintah Jepang. Berita kekalahan Jepang sudah tidak bisa ditutupi lagi, oleh sebab itu golongan muda mendesak bung Karno dan dan bung Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan karena melihat kesempatan besar ini.

Namun golongan tua menolak dan lebih memilih untuk dimusyawarahkan dulu dengan PPKI karena merupakan alat perjuangan. Seketika pada tanggal 16 Agustus 1945 pagi hari Bung Karno dan Bung Hatta diculik oleh para golongan muda dan di bawa ke Rengas Dengklok (selatan karawang). Terjadinya pertentangan antara golongan muda dan golongan tua, akhirnya jam 12 malam mereka di bawa ke rumah Laksana Muda Tadashi Maeda, karena disana dirasa tempat yang paling aman dalam merumuskan naskah proklamasi.

Rumusan dari naskah proklamasi ditulis oleh tulisan tangan bung Karno dan diketik oleh Sayuti melik dengan beberapa perubahan, seperti kata “tempoh” diganti dengan kata “tempo”, masalah tanggal dan juga yang menandatangani naskah proklamasi.

Penyebaran berita proklamasi Kemerdekaan RI

Pada tanggal 17 Agustus 1945 hari Jumat jam 10.00 pagi dibacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya, dilakukan pengibaran bendera Merah Putih terlebih dahulu. Peristiwa besar ini berlangsung selama kurang lebih satu jam. Meskipun sangat sederhana namun ini membawa perubahan yang luar biasa dalam kehidupan bangsa Indonesia yaitu bebas dari belenggu para penjajah. Sambutan dan dukungan terhadap proklamasi kemerdekaan cukup luas dikalangan masyarakat Indonesia.

Berita proklamasi di sebar luaskan dan disiarkan melalui jaringan radio, surat kabar. Berita mengenai kemerdekaan Indonesia menyebar luas ke seluruh pelosok Jawa, kemudian menyeberang ke Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Maluku. Tak hanya radio dan surat kabar saja, pemberitaan proklamasi juga di sebar luaskan melalui selebaran-selebaran.

Bagaimana social lovers?

Betapa beruntungnya kita mempunyai para pahlawan bangsa. Kita sekarang hidup di tanah air ini tinggal menikmati hasil dari hasil jerih payah para pahlawan bangsa kita. Sebagai pelajar sudah semestinya melaksanakan kewajibannya dengan belajar sehingga nanti bisa menjunjung harkat dan martabat bangsa Indonesia tercinta ini. Yuk belajar di bimbel Nusa Caraka untuk meningkatkan prestasi belajar. Tingkatkan terus prestasimu sebagai wujud rasa cinta tanah air.

Itulah penjelasan singkat dari penulis, semoga bermanfaat sebagai referensi belajar mengenai sejarah Indonesia. Bagi kalian yang sedang membuat tugas makalah persiapan kemerdekaan indonesia, konten ini bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan makalah.

Lusiani Monalisa

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *