Penjelasan Lengkap Mengenai Komponen Abiotik Dan Biotik

Mengenal komponen ekosistem biotik dan abiotik

Komponen abiotik dan biotik sering kali dibedakan dengan benda mati dan benda hidup. Seperti yang kita ketahui bahwa lingkungan alam ini terdiri dari komponen makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Makhluk hidup saling berhubungan secara timbal balik dengan makhluk hidup lainnya guna untuk mempertahankan hidupnya. Selain itu, makhluk hidup juga mempunyai interaksi secara timbal balik dengan lingkungannya. Mengapa begitu? Karena makhluk hidup dan lingkungan terlibat dalam sistem yang membuat mereka saling membutuhkan satu sama lain. Sistem ini mencerminkan satu kesatuan makhluk hidup yang saling berinteraksi. Ciri ciri komponen biotik dan abiotik adalah jika biotik dapat bergerak, tumbuh, dan berkembang, berbeda dengan komponen abiotik yang tidak hidup dan tidak dapat bergerak maupun tumbuh kembang. Pembahasan kali ini penulis akan menjelaskan mengenai 10 contoh abiotik dan biotik.

Komponen abiotik

Komponen abiotik merupakan suatu komponen lingkungan yang terdiri dari beberapa unsur yang tak hidup baik secara fisik maupun kimia yang ada dalam sebuah ekosistem. Sumber komponen abiotik diperoleh dari atmosfer, litosfer, dan hidrosfer. Berikut beberapa komponen abiotik:

  • Suhu

Suhu merupakan komponen abiotik yang dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti radiasi sinar matahari, garis lintang dan ketinggian suatu tempat. Contohnya pohon kelapa yang hidup di daerah pantai yang berangin kencang, memiliki sistem perakaran yang kuat dan batang yang elastis sehingga tidak mudah patah saat diterpa angin. Ketika suhu udara sangat rendah, organisme melakukan adaptasi morfologi dengan cara menebalkan bulu tubuh dan adaptasi tingkah laku dengan cara melakukan hibernasi.

  • Air

Air merupakan komponen abiotik yang sangat penting bagi semua makhluk hidup. Ketersediaan air sangat mempengaruhi distribusi makhluk hidup. Volume air yang ada di bumi memiliki sifat tetap karena adanya siklus hidrologi.

  • Garam

Ada beberapa organisme terestrial atau organisme yang hidup dan berkeliaran di atas tanah dapat beradaptasi dengan lingkungan yang memiliki kandungan garam yang tinggi.

  • Cahaya matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi makhluk hidup dari segi intensitas dan kualitasnya terhadap suatu ekosistem. Intensitas dan kualitas cahaya matahari sangat mempengaruhi proses fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan.

  • Tanah dan batu

Tanah adalah komponen organisme yang dapat menjadikan suatu daerah memiliki beragam jenis organisme yang berbeda-beda. Tanah merupakan tempat dimana makhluk hidup berpijak dan hidup bersama-sama dengan makhluk hidup lainnya dalam suatu ekosistem. Pada awalnya tanah terbentuk dari proses pelapukan batuan yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Tanah memiliki empat komponen utama, yaitu bahan mineral, udara, air, dan bahan organik.

  • Iklim

Iklim adalah kondisi atau keadaan cuaca dalam jangka waktu yang lama di suatu area yang luas.

  • Topografi

Topografi merupakan letak suatu tempat yang dipandang dari ketinggian di atas permukaan air laut atau dipandang dari garis bujur dan garis lintang.

Komponen biotik

Komponen abiotik dan komponen biotik adalah sebuah komponen lingkungan yang terdiri dari segala jenis organisme yang ada di dalam sebuah ekosistem. Dalam ekosistem ini terdapat ketergantungan antara komponen biotik melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Rantai makanan adalah proses perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Sedangkan jaring-jaring makanan merupakan rangkaian rantai makanan yang saling berhubungan sedemikian rupa. Berikut macam macam komponen biotik beserta penjelasannya:

  • Produsen

Produsen atau organisme autotrof adalah organisme yang dapat memproduksi makanan sendiri. Proses pembuatan makanan ini dilakukan dengan menyerap senyawa dan zat-zat anorganik untuk diubah menjadi senyawa organik melalui proses fotosintesis.

  • Konsumen

Konsumen atau organisme heterotrof yaitu organisme yang mengambil sumber energi dan makanan dari organisme lainnya, karena organisme heterotrof tidak mampu untuk memproduksi makanannya sendiri.

  • Pengurai

Pengurai atau bisa disebut dengan dekomposer ialah organisme yang melakukan proses dekomposisi, yaitu mengubah bahan-bahan organik yang berasal dari organisme yang sudah mati menjadi senyawa anorganik. Contoh komponen ekosistem pengurai atau dekomposer adalah cacing, bakteri, jamur, dan lain-lain.

Apakah dilingkungan sekolah juga ada komponen biotik dan abiotik? Tentu saja ada. Contoh komponen biotik dan abiotik di lingkungan sekolah adalah komponen biotik terdiri dari guru, hewan, dan tumbuhan, sedangkan komponen abiotik ada meja, kursi, papan tulis, dan air. Lalu apa saja contoh biotik dan abiotik di sekitar kita? Nah kalau dilingkungan sekitar tempat tinggal kita, contoh komponen biotik yaitu hewan dan tumbuhan, sedangkan untuk komponen abiotik contohnya adalah batu, tanah, air, udara, dan lain-lain. Sebagai latihan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kalian memahami materi, coba sebutkan 10 contoh komponen biotik dan jangan lupa  tuliskan komponen biotik dan abiotik  ya!

Bagaimana, tertarik untuk mempelajari komponen abiotik dan biotik lebih mendalam? Yuk belajar di bimbingan belajar Nusa Caraka. Dapatkan berbagai manfaat dan keuntungan dari bimbel murah dan berkualitas ini.

Lusiani Monalisa

One thought on “Penjelasan Lengkap Mengenai Komponen Abiotik Dan Biotik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *