Organisme Uniseluler Makhluk Hidup

Makhluk hidup yang tersusun oleh satu sel

Kehidupan tentunya terdiri dari berbagai macam bentuk, seperti halnya organisme uniseluler. Tidak seperti organisme multiseluler yang terdiri dari banyak sel, organisme uniseluler hanya terdiri dari satu sel tunggal saja. Tubuh dari makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan) terdiri dari berjuta-juta sel aktif. Bahkan setiap sel memiliki fungsi masing-masing. Sel-sel yang jumlahnya jutaan ini mempunyai hubungan antara satu dengan lainnya. Makhluk hidup yang memiliki banyak sel dalam tubuhnya disebut dengan organisme multiseluler. Sedangkan makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel saja disebut dengan organisme uniseluler.

Apa itu organisme uniseluler?

 

Coba jelaskan perbedaan organisme uniseluler dan multiseluler! Seperti yang sudah kita singgung, bahwa organisme uniseluler dan multiseluler memiliki perbedaan dalam sel yang menyususn. Jika organisme uniseluler hanya tersusun oleh sel tunggal atau satu sel saja, maka organisme multiseluler tersusun oleh berjuta-juta sel. Lalu, apakah organisme uniseluler itu? Organisme uniseluler adalah makhluk hidup yang terdiri dari sel tunggal atau makhluk hidup yang memiliki satu sel saja. Organisme uniseluler hanya mengandalkan satu sel untuk semua jenis kegiatannya. Kegiatan tersebut bermacam-macam, mulai dari makan, bergerak, mengeluarkan limbah, reproduksi, dan sebagainya. Organisme uniseluler ditunjukkan oleh satu sel yang menyusun tubuhnya dan hidup secara individual yang dianggap lebih sederhana atau primitif daripada organisme multiseluler. Meskipun hanya bersel satu, namun organisme ini memuat seluruh informasi dan juga proses-proses yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidupnya dan juga untuk mereproduksi sel.

Sel yang dimiliki oleh organisme uniseluler

Meskipun hanya tersusun dari satu sel saja, organisme uniseluler mempunyai fungsi yang luar biasa. Ini terbukti bahwa organisme uniseluler mampu mengcover seluruh kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh sel-sel lain meskipun belum sempurna. Bagaimana struktur tubuh organisme uniseluler? Struktur tubuh organisme uniseluler yaitu sel memiliki dinding luar yang tipis, bahkan kulit luarnya dapat ditembus oleh zat-zat kimia. Di dalam dinding sel terdapat cairan yang mirip sekali dengan selai yang biasa disebut dengan sitoplasma. Sitoplasma ini memuat struktur-struktur kecil yang disebut dengan organel. Struktur pusat dari isi sel organisme uniseluler disebut dengan nukleus sel. Nukleus sel memuat gen yang bertugas membentuk dan menentukan fungsi sel. Selain struktur pusat, juga terdapat struktur-struktur lain yang mempunyai fungsi melepaskan energi dari makanan, membuang zat-zat sisa, dan juga melindungi sel dari serangan organisme lainnya.

Ciri-ciri dari organisme uniseluler

Organisme uniseluler mempunyai beberapa ciri-ciri tertentu. Beberapa ciri-ciri yang dimilikinya adalah memiliki tubuh yang sangat kecil bahkan tidak kasat oleh mata atau berbentuk mikroskopis, organisme ini tentunya hanya dapat dilihat atau diamati dengan menggunakan alat bantu mikroskop. Namun, ada juga organisme yang dapat dilihat dengan menggunakan mata telanjang. Organisme uniseluler digolongkan dalam kelompok bakteri ataupun protozoa. Beberapa contoh dari organisme uniseluler adalah:

  • Amoeba, merupakan suatu protozoa yang disebut sebagai uniseluler eukariotik yang dapat ditemukan hampir seluruh habitat air tawar. Amoeba dikenal dengan gerakannya yang unik dan tidak mempunyai bentuk tertentu. Bentuk selnya selalu menyesuaikan kondisi yang ada. Saat dibutuhkan maka amoeba akan meluas dan menggunakannya untuk fagositesis dan bergerak.
  • Paramecium, jenis organisme uniseluler yang merupakan protozoa sandal yang berbentuk eukariotik. Tubuhnya dilapisi oleh rambut-rambut yang berbentuk seperti silia menit yang akan membantu bergerak dan juga makan. Paramecium berkembang biak dengan cara aseksual, tetapi saat kondisi yang kurang baik paramecium akan melakukan reproduksi dengan cara seksual.
  • Bakteri adalah organisme uniseluler yang sering kita temui. Bahkan hampir seluruh tempat ditempati oleh bakteri. Bakteri tidak hanya memiliki sifat jahat, namun ada beberapa bakteri yang mempunyai sifat yang baik. Bakteri baik digunakan dalam kegiatan-kegiatan tertentu, misalnya untuk mengawetkan makanan, melakukan proses fermentasi terhadap makanan, dan membuat kesehatan kita menjadi lebih baik.
  • Cyanobacteria, atau dikenal dengan istilah ganggang hijau atau biru karena mirip dan menyerupai ganggang. Hal ini bisa terjadi karena keduanya melakukan proses fotosintesis untuk memproduksi makanannya.

Itulah beberapa contoh dari organisme yang memiliki satu sel.  Dari data tersebut yang termasuk organisme uniseluler adalah amoeba, paramecium, bakteri, dan cyanobacteria. Apakah pertumbuhan pada organisme uniseluler sama dengan organisme multiseluler? Pertumbuhan antara keduanya memiliki perbedaan. Jika organisme multiseluler mengalami pertumbuhan berupa bertambahnya jumlah sel dalam tubuh, maka pertumbuhan yang terjadi pada organisme uniseluler hanya terjadi pada pertambahan ukuran sel. Mau tahu asal usul organisme multisel? Yuk belajar ilmu pengetahuan alam lebih mendalam lagi di bimbingan belajar Nusa Caraka.

Lusiani Monalisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *