Menu Tutup

Kupas Tuntas Penjelasan Suhu Kalor Dan Perpindahan Kalor

Memahami lebih dalam tentang materi suhu, kalor, dan perpindahan kalor

Apakah kalor dengan suhu sama? Sebelum saya jawab lebih baiknya jika kita bahas dulu satu persatu mengenai suhu kalor dan perpindahan kalor. Ingatkah kamu sewaktu kecil ketika sedang demam lalu ibumu mengukur suhu badanmu menggunakan suatu alat kecil dan dari situlah ibumu bisa mengecek suhu badanmu. Alat apakah itu? Tepat sekali, alat kecil yang digunakan untuk mengukur suhu badan adalah termometer, dimana termometer memanfaatkan perubahan sifat-sifat fisis benda akibat perubahan suhu. Ow iya satu lagi, zat cair yang umum digunakan dalam termometer disebut dengan raksa. Masih penasaran tentang materi suhu kalor dan perpindahan kalor kelas 11? Lanjut baca konten di bawah ini yuk!

Suhu dan alat yang digunakan

Suhu merupakan ukuran yang menyatakan energi panas yang tersimpan dalam suatu benda. Jadi benda yang memiliki suhu tinggi berarti memiliki energi panas yang tinggi dan juga sebaliknya. Faktanya dalam kehidupan sehari-hari beberapa masyarakat mengukur suhu cenderung menggunakan indera peraba. Akan tetapi seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, maka diciptakanlah suatu alat yang dipergunakan untuk mengukur suhu dengan valid. Alat tersebut dikenal dengan nama termometer. Sedangkan sifat yang diukur untuk menyatakan suhu disebut sifat termometrik dan satuan suhu yang digunakan adalah derajat. Lalu cairan yang biasanya berwarna merah yang digunakan dalam termometer disebut air raksa.

Air raksa memiliki beberapa kebaikan diantaranya adalah:

  • Cepat mengambil panas benda yang akan diukur, sehingga air raksa segera menyesuaikan dengan suhu benda yang diukur
  • Bisa digunakan untuk mengukur suhu rendah sampai suhu yang tinggi karena air raksa memiliki titik beku pada 39 oC dan titik didihnya 357 oC
  • Air raksa tidak membasahi dinding tabung sehingga membuat pengukuran lebih akurat
  • Pemuaian air raksa teratur
  • Air raksa mudah dilihat karena mengkilap

Pembahasan tentang kalor

Kalor adalah suatu energi yang dapat berpindah dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah. Asas Black menyatakan bahwa dalam sistem tertutup terisolasi, kalor yang dilepaskan oleh benda bersuhu tinggi = kalor yang diserap oleh benda yang bersuhu rendah. Sehingga rumus asas black dinyatakan sebagai berikut: Qlepas = Qserap. Dimana Qlepas adalah kalor yang dilepaskan oleh benda yang bersuhu tinggi, sedangkan Qserap adalah kalor yang diserap oleh benda bersuhu rendah. Satuan kalor dinyatakan dalam Joule (J), yang diambil dari nama seorang ilmuwan berjasa dalam bidang fisika yaitu James Joule. Adapun satuan kalor lainnya adalah kalori. Rumus suhu dan kalor tentunya berbeda, besar kecilnya kalor yang bekerja pada suatu zat dipengaruhi oleh tiga hal yaitu massa zat, jenis zat (kalor jenis), dan perubahan suhu. Sehingga rumus kalor adalah Q = m.c. (T2 – T1).

Macam-macam perpindahan kalor

Dalam kehidupan sehari-hari sering kali kita menggunakan alat-alat yang terbuat dari besi, baja, alumunium, kertas, plastik, karet, lilin, kayu, dan masih banyak lagi. Nah benda-benda tersebut tentunya memiliki sifat yang berbeda-beda, sifat-sifat tersebut antara lain konduktor dan isolator. Dimana konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik, contohnya besi, baja, logam, dll. Sedangkan isolator adalah jenis bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik, contohnya kertas, plastik, kayu, dll. Ada tiga jenis perpindahan kalor yang dapat terjadi, antara lain:

  1. Perpindahan kalor secara konduksi

Perpindahan kalor melalui suatu zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel-partikel zat tersebut secara permanen. Contohnya ketika kita memanaskan besi di salah satu ujungnya maka ujung besi yang lainnya akan ikut panas, ini terjadi karena adanya hantaran kalor sari suhu tinggi ke suhu rendah.

  1. Perpindahan kalor secara konveksi

Perpindahan kalor yang melalui zat yang disertai dengan perpindahan bagian-bagian zat tersebut. Perpindahan kalor ini bisa terjadi pada zat cair ataupun gas.

  1. Perpindahan kalor secara radiasi

Perpindahan kalor secara radiasi merupakan suatu proses perpindahan kalor yang tidaj memakai zat perantara. Perpindahan kalor ini berbeda dengan konduksi dan konveksi. Perpindahan kalor secara radiasi kedua benda tidak harus bersentuhan karena kalor dapat berpindah tanpa adanya zat perantara.

Tahukah kamu? Perpindahan kalor konduksi, konveksi, dan radiasi bisa dicegah dengan mengisolasi suatu ruangan. Contohnya saja benda termos yang dipakai untuk menjaga suhu air agar tetap panas dengan mencegah perpindahan kalornya. Itulah beberapa pembahasan tentang suhu, kalor, dan perpindahan kalor, yang bisa dijadikan referensi untuk pembahasan materi suhu dan kalor kelas 11 kurikulum 2013. Bisa juga dijadikan sebagai bahan makalah suhu kalor dan perpindahan kalor.

Setelah membahas tentang materi tentunya kalian ingin segera mengerjakan latihan soal bukan? Untuk lebih memperdalam materi. Contoh soal suhu kalor dan perpindahan kalor akan membuatmu lebih terampil dalam memperdalam ilmu fisika. Bukan hanya dijenjang SMA saja, pembahasan tentang suhu, kalor, dan perpindahan kalor juga kalian pelajari di jenjang SD yaitu materi suhu dan kalor kelas 5 dan jenjang SMP yaitu suhu dan kalor kelas 7. Bagaimana? Masih merasa kesulitan dalam hal belajar? ikut aja ke bimbingan belajar Nusa Caraka, tentunya bisa membantumu dalam mengatasi segala macam bentuk kesulitan belajar.

Lusiani Monalisa

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *