Menu Tutup

Hal-hal Penting Terkait Geografi sosial

Mempelajari ilmu geografi sosial

Hubungan antara manusia dengan lingkungannya dapat ditemui dalam kajian geografi sosial. Mengkaji cabang ilmu geografi sosial memang luas cakupannya, sehingga diperlukan adanya ruang lingkup untuk mempermudahkan kita untuk mempelajarinya. Geografi sosial adalah interaksi yang terjadi antara manusia dengan tempat manusia hidup (alam). Sehingga dapat didefinisikan bahwa geografi sosial menjelaskan interaksi manusia dengan lingkungan dimana manusia memanfaatkan sumber daya alam. Kajian geografi sosial bersifat kewilayahan, akan tetapi berbeda dengan geografi pada umumnya yang menjelaskan objek-objek yang terdapat dipermukaan bumi. Kajian kewilayahan ini menyangkut hal-hal yang terkait dengan aktivitas manusia dilingkungannya. Seperti situasi sosial, ekonomi, budaya, dan penguasaan teknologi.

Pengertian geografi sosial

Kali ini kita akan membahas pengertian geografi sosial dalam arti sempit dan luas. Geografi sosial dalam arti sempit, dijelaskan bahwa ini merupakan salah satu cabang ilmu geografi yang mempelajari atau mengkaji manusia. Sedangkan pengertian geografi sosial dalam arti luas adalah suatu cabang ilmu geografi yang mengkaji manusia serta hubungannya dengan lingkungan sekitar, yang bersifat fisik maupun sosial dan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dari manusia itu sendiri, baik kebutuhan primer ataupun sekunder. Contoh fenomena geografi sosial dalam arti sempit adalah geografi polulasi, dan contoh geografi sosial dalam arti luas adalah geografi manusia. Geografi manusia ini mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan manusia, dalam hal sosial, budaya, politik, dan ekonomi. Contoh geografi manusia adalah geografi ekonomi, geografi pemukiman, geografi politik, dan geografi sosial.

Pengertian ruang lingkup geografi secara umum adalah objek studi yang menjadi kajian geografi, yang meliputi semua gejala geosfer (gejala alam maupun gejala sosial). Secara teori, pengertian geografi sosial dijelaskan melalui berbagai ahli. Menurut Johnston (2000), geografi sosial sebagai studi tentang relasi sosial dan struktur keruangan. Dalam kajian ini menempatkan manusia sebagai pokok kajian yang meliputi aspek kependudukan, ekonomi, politik, dan sosial budaya. Melalui berbagai pengertian dan teori, dapat dikatakan bahwa seluruh aktivitas manusia di muka bumi ini dapat dijadikan kajian dalam geografi sosial. Kedudukan geografi sosiall dalam geografi sebagai ilmu yang menjelaskan interaksi yang terjadi antara manusia dengan lingkungan sosialnya. berbicara mengenai manusia dan lingkungan, mengingatkan kita tentang geografi lingkungan yang merupakan pencabangan ilmu geografi. Geografi lingkungan berkaitan dengan kehidupan manusia yang tidak bisa dipisahkan dengan lingkungannya.

Kajian geografi sosial

Kajian geografi sosial dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia di bidang sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Dan juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengelola sumber daya dan lingkungan. Hal inilah yang mendorong manusia untuk lebih produktif, misalnya di bidang pertanian, pemukiman, industri, kependudukan, dan lain-lain. Adapun beberapa contoh dari kajian geografi dalam ruang lingkup geografi sosial, antara lain pola pemukiman masyarakat di pinggiran sungai, kepadatan penduduk di suatu wilayah yang berdasarkan tinggi dari permukaan laut.

Dalam mengkaji geografi sosial akan membuka suatu horizon baru untuk melihat dunia dalam sebuah peta. Hal ini bisa kita temui dalam buku yang berjudul “New View The World Mapped Like Never Before” dari karya Alastair Bonnet, yang merupakan seorang profesor geografi sosial dari Universitas Newcastle Inggris. di dalam buku tersebut menampilkan beragam peta tematik tentang berbagai macam isu yang ada di dunia. Contohnya dalam buku tersebut tersaji peta rute pelayaran kapal dunia, sehingga dapat kita ketahui bahwa pesisir utara samudera atlantik dan kawasan pesisir samudera pasifik sebagai rute pelayaran kapal paling padat di muka bumi.

Konsep geografi sosial

Dalam geografi sosial terdapat tiga macam konsep, yang meliputi:

  • Ruang

Secara geografis, ruang merupakan keseluruhan permukaan bumi yang merupakan lapisan biosfer dan menjadi tempat hidup bagi makhluk hidup baik manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan organisme lain. Ruang memiliki makna yang mendalam, yaitu tempat dari benda-benda atau perilaku, tempat untuk melakukan kegiatan usaha, dan sesuatu yang dapat diatur dan dimanfaatkan oleh dan untuk manusia.

  • Proses

Proses merupakan tindakan dari manusia dalam beradaptasi dan memanfaatkan lingkungan. Proses terbagi menjadi dua yaitu proses yang bersifat makro dan mikro. Proses yang bersifat mikro merupakan proses yang menekankan kegiatan individu dan kelompok masyarakat. Sedangkan proses makro merupakan proses yang menekankan pada masyarakat secara umum.

  • Pola

Pola merupakan suatu proses yang terjadi secara berulang-ulang. Dalam hal ini pola kehidupan dan penghidupan yang berbeda antara suatu tempat dengan tempat tinggal lainnya yang mencerminkan perbedaan sifat daerah dan penduduknya, sehingga terwujud bentang sosial yang berbeda.

Tingkatkan prestasimu dengan mempelajari ilmu geografi lebih dalam lagi dengan belajar di bimbingan belajar Nusa Caraka. Bimbingan belajar yang murah dan pastinya berkualitas.

Lusiani Monalisa

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *